Mengapa Aceh Digelar Serambi Makkah?

Acehku sayang Acehku malang
Jasamu besar untuk republik
Tetapi orang kurang mengenang
Nasibmu aduhai sedihnya
Setiap hari nyawa melayang
Padahal Aceh bukan Palestina
Dan yang berkuasa bukan Yahudi
  
(Abu Az-Zahra)

Negeri Aceh pada abad ke 15 M pernah mendapat gelar yang sangat terhormat dari umat Islam nusantara. Negeri ini dijuluki “Serambi Makkah” sebuah gelar yang penuh bernuansa keagamaan, keimanan, dan ketaqwaan. Menurut analisis pakar sejarawan, ada 5 sebab mengapa Aceh menyandang gelar mulia itu.

 Pertama, Aceh merupakan daerah perdana masuk Islam di Nusantara, tepatnya di kawasan pantai Timur, Peureulak, dan Pasai. Dari Aceh Islam berkembang sangat cepat ke seluruh nusantara sampai ke Philipina. Mubaligh-mubaligh Aceh meninggalkan kampung halaman untuk menyebarkan agama Allah kepada manusia. Empat orang diantara Wali Songo yang membawa Islam ke Jawa berasal dari Aceh, yakni Maulana Malik Ibrahim, Sunan Ngampel, Syarif Hidayatullah, dan Syeikh Siti Jenar.

Kedua, daerah Aceh pernah menjadi kiblat ilmu pengetahuan di Nusantara dengan hadirnya Jami’ah Baiturrahman (Universitas Baiturrahman) lengkap dengan berbagai fakultas. Para mahasiswa yang menuntut ilmu di Aceh datang dari berbagai penjuru dunia, dari Turki, Palestina, India, Bangladesh, Pattani, Mindanau, Malaya, Brunei Darussalam, dan Makassar.

Ketiga, Kerajaan Aceh Darussalam pernah mendapat pengakuan dari Syarif Makkah atas nama Khalifah Islam di Turki bahwa Kerajaan Aceh adalah “pelindung” kerajaan-kerajaan Islam lainnya di Nusantara. Karena itu seluruh sultan-sultan nusantara mengakui Sulatan Aceh sebagai “payung” mereka dalam menjalankan tugas kerajaan.

Keempat, daerah Aceh pernah menjadi pangkalan/pelabuhan Haji untuk seluruh nusantara. Orang-orang muslim nusantara yang naik haji ke Makkah dengan kapal laut, sebelum mengarungi Samudra Hindia menghabiskan waktu sampai enam bulan di Bandar Aceh Darussalam. Kampung-kampung sekitar Pelanggahan sekarang menjadi tempat persinggahan jamaah haji dulunya.

Kelima, banyak persamaan antara Aceh (saat itu) dengan Makkah, sama-sama Islam, bermazhab Syafi’i, berbudaya Islam, berpakaian Islam, berhiburan Islam, dan berhukum dengan hukum Islam. Seluruh penduduk Makkah beragama Islam dan seluruh penduduk Aceh juga Islam. Orang Aceh masuk dalam agama Islam secara kaffah (totalitas), tidak ada campur aduk antara adat kebiasaan dengan ajaran Islam, tetapi kalau sekarang sudah mulai memudar.

(Sumber : Koran Serambi Indonesia, sekitar tahun 1990-an)

 

63 Comments (+add yours?)

  1. Sadat ar Rayyan
    May 30, 2008 @ 02:46:26

    Dulu saya dengar dari pelajaran sejarah SD karena di Aceh awal masuknya Islam. wallohu a’lam.
    mengenai sama-sama bermazhab syafi’i. benarkah??

  2. herr
    Jun 05, 2008 @ 03:29:57

    ……tidak ada campur aduk antara adat kebiasaan dengan ajaran Islam, tetapi kalau sekarang sudah mulai memudar.

    (Sumber : Koran Serambi Indonesia, sekitar tahun 1990-an)

    Itu pas tahun 1990-an,, klo sekarang? :(

  3. T. Zulfikar
    Jul 31, 2008 @ 02:13:33

    Jika penegakan Islam secara tegas kita laksanakan, saya yakin akan berhasil. sebagai contoh di daerah saya Kota Langsa yang dulunya hiburan “Keyboard” merupakan suatu kewajiban bagi acara pesta perkawinan hingga sampai larut malam. Sekarang Kepala Desa tidak mau menjamin (menanggung resiko) jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan ketegasan ini, bilapun dirumah pesta diadakan hiburan Keyboard tidak sampai malam hari.

  4. nedhy
    Sep 03, 2008 @ 06:34:13

    Kalo bangsa ini mau berobah kearah yang lebih baik, maka ada baiknya mencontoh syariat Islam yang telah dijalankan di Aceh.Karena sudah dijamin dalam Al Quran bahwa Islam itu adalah agama bagi seluruh Umat dan umatnya akan berguna bagi seluruh alam jika menjalankan syariat secara Kaffah…..InsyaAllah.

  5. weny
    Sep 12, 2008 @ 06:39:35

    wah…ternyata bgitu ya filosofinya serambi mekkah.
    baru tau…

  6. titin
    Sep 23, 2008 @ 05:23:21

    kita jangan terlena dengan bayangan masa lampau,yakinlah bahwa tuhan tidak akan menghindarkan azabnya hanya karna daerah kita berjuluk serambi mekah

    Ya iyalah… soalnya kalo Julukan Serambi Mekkah kan manusia yang kasih julukan, sedangkan azab adalah haknya Allah SWT

  7. muchtar
    Sep 23, 2008 @ 05:29:30

    memang banyak persamaan antara aceh dengan mekah,bahkan sekarang perilaku sebagian orang aceh sudah lebih menjiwai perilaku orang arab pada masa sebelum Rasululah

  8. Aulia
    Sep 25, 2008 @ 07:44:48

    Syair di atas benar-benar menyentuh

  9. aris
    Oct 20, 2008 @ 08:26:12

    ACEH benar2 negeri yang mulia
    banyak ulama2 dan tempat pengajian dan orang di ACEH pun banyak yang kuat ilmu agamanya. aku bangga tingal diaceh.

    Emangnya di aceh tinggal dimananya nih?

  10. aris
    Oct 20, 2008 @ 08:32:35

    banyak persamaan antara Aceh (saat itu) dengan Makkah, sama-sama Islam, bermazhab Syafi’i, berbudaya Islam, berpakaian Islam, berhiburan Islam, dan berhukum dengan hukum Islam. Seluruh penduduk Makkah beragama Islam dan seluruh penduduk Aceh juga Islam. Orang Aceh masuk dalam agama Islam secara kaffah (totalitas), tidak ada campur aduk antara adat kebiasaan dengan ajaran Islam, tetapi kalau sekarang sudah mulai memud

  11. anies
    Nov 22, 2008 @ 10:46:21

    O.. begitu ya.. tak kirain memang ada jalan khusus menuju makkah dari acaeh…………

  12. aberamly
    Nov 24, 2008 @ 04:55:41

    terima kasih

    dari

    aberamly.wordpress.com

  13. iskandar
    Dec 20, 2008 @ 15:44:22

    SAYA BANGGA.dengan rakyat aceh yang selalu menjungjung tinggi ukhwah islamiah..cuma sekarang ini saya minta kepada para pemuda aceh jangan sampai punah sebutan aceh serambi mekkah…salam untuk kawan-kawan di nurul ulum .perlak.

  14. iyat
    Jan 05, 2009 @ 08:48:59

    saya lihat waktu sy plg thn kmrn perubahan aceh dah jauh…………. bgt! syg aceh yg identik dgn serambi mekkah skrg dah berubah baik dari segi pakaian maupun pergaulan bebas dimana2 terutama dikota2 y budaya nenek moyang-a dah ditinggal oleh para pemuda-pemuda aceh. ayo kita bangkitkan lg budaya nenek moyang kita y dl sering peduli sesama ummat dan berjuang demi keadilan dan Agama!

    Pulang dari mana nih tahun kemaren?

  15. M. Nur Said
    Jan 21, 2009 @ 17:42:04

    Masih pantaskah Aceh diberi gelar Serambi Mekkah sekarang ini? Tahun 2009 M/1430 H. Jika kemarin telah kena bencana Tsunami? Kalau Aceh serambi Mekah, bisakah Papua menjadi serambi Madinah?

  16. ROma LHoksEuMaWe
    Feb 07, 2009 @ 14:21:59

    O gitu ceritanya. Thanks ya… Yg post web ne udah ngejalin Syariat Islam dengan kaffah ngag y??

  17. primoseto
    Feb 18, 2009 @ 15:45:12

    aceh adalah salah satu unsur penting dalam NKRI kehadirannya tidak dapat dipandang dengan sebelah mata, maka jagalah dan rawatlah “harta” yang ternilai bagi negara kesatuan ini

  18. RiZqHa
    Mar 03, 2009 @ 09:32:44

    ouH GethO ya….
    pRjaLanan SERAMBI MAKKAH…

    Bangga saYa jd aNak ACEH.

  19. Budi Wijaya
    May 02, 2009 @ 09:30:46

    Wah,sy br tau tu,tp jujur sy Bangga dng Aceh,.Aceh adalah mayoritas islam?salut deh,kpn ya bs jalan-jalan ke Aceh?

    Kalau gak sempat ya harus disempatkan… kalau gak disempatkan ya ga sempat-sempat… Sempat ga sempat ya diusahakan sempat…Hehehe…

  20. jojoe
    Jun 16, 2009 @ 15:02:03

    sbnar nya,,,,,,,,lbih baik kta kerjakan sesuatu itu karna takut kpada allah,,bkan nya takut akan hilang nya swatu gelar,,,,
    karna apa?karna gelar itu fngsi nya sementara,,,,,,,,,tpi amalan yg kita krjakan dngan ikhlas karna allah,,mka fngsi nya dalah surga allah di akherat nanti,,,,,,,,,,insyaallah,,,,,,,,,

  21. mursalin
    Jul 17, 2009 @ 13:24:19

    Dulu benar Aceh Serambi Mekah, akan tetapi kalu kita lihat sekang jauh dari pada apa yang kita benggakan, contoh yang sangant sederhana dulu tidak ada lagu-lagu aceh yang bernuansa konvensional, semua penyainya yang perempuan berjilbab, lirik nyanyianya pun membawa pesan Dakwah, tapi coba kita buka mata sekarang apa yan terjadi………………………….., ini tugas kita bersama untuk mengembalikan Aceh seperti dulu…………….., yang pernah disegani bangsa lain

  22. Gafar Ishak
    Sep 08, 2009 @ 07:50:36

    Website sangat bagus, terutama bagi kawula muda yg kurang tau masalah sejarah masa doeloe. Thanks

  23. M.Daud
    Oct 05, 2009 @ 09:54:40

    saudara mursalin…hati-hatilah dalam berkomentar…sebab antara kenyataan dan apa yang ada komentari sangat bertolak belakang?apa anda hanya membuka sebelah mata? apa anda tak pernah nonton TVRI stasiun Aceh? bagaimana dulu dan sekarang? apa dulu pakai jilbab?sekarang tidak? atau sebaliknya?anda tentu pintar ………

  24. Fakhrul riza
    Oct 19, 2009 @ 00:32:35

    Jgn kt menghrpkn org lain tuk brbh.,tp jadikan lah kt sbg panutan dlm perbhan mereka..key broe..le that lumpoi yang ka ta tuwoe..tp diet that but yg ka tapubut..oh na but beu jeut keubut..oh peubut beu ban but..

  25. ibrahim nor
    Dec 31, 2009 @ 12:48:20

    MOHON NKRI , ADAKAN KEGIATAN RELEGIUS ISLAM TERJADWAL DI ACEH SEPERTI MTQ , LOMBA penghafal Alquraan TINKAT SD, SMP , SMA DST

  26. marlianaanita@yahoo.com
    Jan 27, 2010 @ 23:07:22

    indonesia bodoh babi krn presiden megawati banyak nyawa melayang di aceh

  27. faizalfarhanan@yahoo.com
    Jan 27, 2010 @ 23:33:38

    amanah dari kita bersama,amin:kepada pemimpin di nanggro aceh sudi kiranya memperhatikan rakyat dgn hati terbuka bimbinglah kader2 pemuda askar untuk mencerahkan agar dapat ketentraman di naggro aceh,dgn izin allah kita doa bersama,tegakkan undang2menjadi contoh teladan di kelak kemudian hari,

  28. eni safriana
    Feb 05, 2010 @ 20:41:16

    menjadikan masyarakat aceh dan sekitarnya menjadi muslim sejati seperti dahulu kala bukan tugas pemerintah seutuhnya, karena kita sebagai warga masyarakat yang peduli pada agama islam yang kita anut, kita harus turut berperan serta. marilah kita mulai dengan diri kita, kelurga kita, tetangga kita, lingkungan kita dan semoga banyak yang tersadar dari jalan yang sesat. penegakkan undang – undang adalah solusi yang baik, akan tetapi akan lebih baik apabila pendekatan rohaniah dilakukan setiap hari jum’at disetiap masjid dan disetiap perkumpulan ibu – ibu. karena dengan siraman rohani hati setiap insan akan tergerak dengan sendirinya. semoga setiap usaha yang kita lakukan untuk agama dan bangsa mendapat ridho Allah. SWT. Amien.

  29. Muhammad
    Mar 09, 2010 @ 12:38:41

    as salam mua’laikum..
    saya dari Malaysia..
    saya berharap kita semua saling tolong menolong untuk membangunkan Islam supaya ISlam menjadi agama yang terbaik dari semua agama yang ada di bumi ni..marilah sama-sama kita berdoa dan berusaha..amin..

  30. aang
    Mar 28, 2010 @ 00:21:33

    harusnya kaum muda di Aceh merasa tercambuk untuk mempertahankan gelar itu.
    ada opini jika ingin melihat karakter suatu daerah lihatlah bagaimana mereka berlaku di Jalan Raya.
    Nah, apakah kita warga aceh sudah berlaku islami? karena jujur saya tidak merasakan aura keislamannya kecuali nuansa adzan berkumandang di mana-mana dan banyak masjid di mana-mana. Tapi Islam tidak sebatas simbol kan? tapi lebih ke Rahmatan Lil Alamin.
    Sekarang banyak pemuda Aceh yang sok kebarat-baratan, lebih suka nongkrong di warung kopi ketimbang pengajian di masjid, berkenderaan sesuka hati tanpa mematuhi aturan lalu lintas dan mengindahkan kesantunan sehingga membahayakan jiwa yang lain.
    Semoga Tsunami di Tahun 2004 sudah cukup di jadikan pelajaran

  31. rahmat
    Apr 24, 2010 @ 17:14:03

    ah kalian semua asal bicara aja, tanpa tau apa debenarnya yang terjadi di aceh. sebenarnya klau boleh jujur sirnanya hukum allah di aeh disebabkan oleh pemerintah indonesia terutama orde baru yang sangat tidak senang dengan hukum allah. dengan alasan persatuan indonesia banyak sekali hukum-hukum adat di aceh yang dulunya ada sekarang terpaksa harus dirobah. kita liat bagaimana pandanya pemerintah orde baru menjauhkan ulama dengan raknyat hanya karena ulama menuntut ditetapkan keitimewaan untuk aceh yang salah satunya penerapan syriat islam, (baca kejadian DI TII di aceh). kemudian produk syariat islam yang diberikan oleh jakarta untuk aceh di era sekarangdipenuhi dengan muatan politis, dimana setiap draft qanun yang dibuat harus ada persetujuan pusat dengan berpatokan pada konsitusi. bagaimana masyarakat aceh bisa menerapkan syariat klau mereka sendiri tau itu cuman politik jakarta yang hanya bersifat klise dimana tidak adanya dukungan yang memadai dari pemerintah pusat.

  32. mamat
    May 23, 2010 @ 14:11:30

    ku memujamu aceh,

  33. Rahmadi
    May 24, 2010 @ 19:57:03

    Inilah salah’a kita
    kita hnya bs mnyalahkan org lain
    cobalah qt slku generasi muda untuk mrubah semua’a
    yg salah bukanlah indonesia pi di balik semua ini ada amerika dan negara asing lain yg terlbat d dalam’a cba qt lhat qt sangat bgga jka bs b’pto dgn bule asing qt hnya bs mnru tnpa mw mncptkan
    s’pert skrg kasus susno yg mmbka aib salah stu oknum lembga negara pi krn jabtn tkut t’gser beliau pun d jdkan t’skngka pd kasus lain

  34. egi.erwin
    Jun 23, 2010 @ 10:05:02

    kita tidak perlu gelar, kita tidak perlu peraturan yg slalu di langgar.kita hanya perlu sadar dan sadar skrg. yahudi telah mengendalikan kita, yahudi ingin menghabcurkan kita, aceh adalah negri yg pling di benci oleh yahudi dan yahudi pulalah yg mengadu domba sesama kita slama ini. sadar.. jawa, batak, papua, maluku, klmntan itu smua saudara kita.. serambi mekkah akan terus brjaya klo kt sadar akn smua itu..

  35. maimun
    Aug 17, 2010 @ 09:31:27

    seandainya aceh sekarang seperti aceh dulu, waahhhh, hebat. mari kita kembalikan kejayaan aceh..

  36. ARILMOULANA
    Sep 04, 2010 @ 17:36:20

    saya aril dari malaysia
    sya bangga jadi anak aceh ,,, karna manyoriti kita ISLAM ,

  37. Nana
    Sep 23, 2010 @ 22:42:45

    Syekh Syarif Hidayatullah berasal dari Aceh ? Apa ga salah tuh ??? Bukannya beliau tuh berasal dari jawa tepatnya di Cirebon !! Jgn ngawur akh !!!

  38. almuqaddas pasai
    Oct 22, 2010 @ 07:03:56

    aceh untuk seperti dulu masih ada,yaitu pada diri kita masing-masing.yang pertama untuk genarasi….?
    1.menjalan sunah allah
    2.menjalan kan sunah rasul-rasul allah
    3.menjalan sunah kerajaan.
    4.kita mesti tau apa makna dan tujuan dari sejarah,kita harus tau latar belang kita sendiri yaitu jati diri kita,mari kita galikan sejarah islam nusantara khusus@ sejarah wil,samudra pasai.sultan Al-Malik Ash Shaleh tokok yang pertama deklarasi sejarah islam di nusantara….

  39. Kamariah Ahmad
    Nov 05, 2010 @ 17:58:43

    Berdasarkan buku berjudul ‘Indonesia’ penulisnya Bill Dalton mencatatkan yang masyarakat Aceh kelihatan peramah dan beradab sopan yang tinggi. Mereka kelihatan lebih mewah dengan berpakaian yang serba bersih dan cantik. Boleh dikatakan semua orang kelihatan menunaikan solat pada waktunya. Beliau juga mengatakan dapat merasakan ia adalah salah satu kota di Sumatera yang bersih dan teratur di mana masyarakatnya teguh dalam menjalankan hukum syariat Islam…di petik dari Buku Ombak Samudera – Tsunami Mengapa Kami, page 10, Author-Kamariah Ahmad

  40. ihsan ulegle megitsago
    Jan 08, 2011 @ 21:33:57

    indahnya sjarah aceh..tpi inoe hoka marwah aceh..?
    hoe ka jantong hate nanggroe..?

  41. ilham panggoi
    Mar 10, 2011 @ 19:38:33

    jangan pernah lupakan sejarah.
    baca sejarah dan rawatlah peninggalan sejarah.
    karena dengan itu kita tetap kuat dan memiliki harga tinggi..
    ingat, orang yahudi selalu mencoba untuk menutupi dan menghapus sejarah.. dan dengan itu pula mereka menghancurkan kita..

  42. mohd farid
    May 22, 2011 @ 16:31:41

    Salam perkenalan
    Saya dari Malaysia
    Pertama kali saya menjejakan kaki ke Aceh lebih kurang bulan januari 2011. Saya terasa sungguh gembira dan sekarang saya perlukan teman-teman yang boleh saya jadikan teman bicara.mereka yang sudi sila email saya di farid5120@yahoo.com
    Terima kasih

  43. Teuku mundzir maulana
    Jun 11, 2011 @ 22:19:12

    aslkam

  44. Teuku mundzir maulana
    Jun 11, 2011 @ 22:23:25

    Aceh adalah nama sebuah Bangsa yang mendiami ujung paling utara pulau sumatera yang terletak di antara samudera hindia dan selat malaka.

    Aceh merupakan sebuah nama dengan berbagai legenda dan mitos , sebuah bangsa yang sudah dikenal dunia internasional sejak berdirinya kerajaan poli di Aceh Pidie dan mencapai puncak kejayaan dan masa keemasan pada zaman Kerajaan Aceh Darussalam di masa pemerintahan Sulthan Iskandar Muda hingga berakhirnya kesulthanan Aceh pada tahun 1903 di masa Sulthan Muhammad Daud Syah.

  45. amri
    Jul 26, 2011 @ 19:12:18

    telah terjadi kejadian yang menyedihkan seorang polisi membunuh dan sangat sadis, membeking dan membunuh secara berencana. terjadi di daerah peuniti banda aceh, saya minta kepada kapolda aceh untuk dapat menindak tegas kepada polisi yang sangat arogansi dan tidak bermoral. apakah benar tindakan polisi seperti itu. kalau bisa pak kapolda cabut semua polisi yg bersenjata karena tidak mempunyai akal yg tidak stabil.

  46. mawi
    Oct 27, 2011 @ 01:33:24

    dulu ikut hukum islam karna rakyat mekah bawak masuk islam secara baik,sekarang ikut hukum orang jAWA jawa bawak masuk senjata dan bawak masuk kontol, untuk membunuh rakyat aceh dan memperkosa anak aceh gimana gak berubah….sebelum ada jawa d aceh islam hukum kita,sekarang hukum dr jakarta jawa.malu lah sikit jawa

  47. Raden Mas Fitrianto
    Nov 01, 2011 @ 20:40:26

    @ Mawi : Mohon maaf, saya orang Jawa. Ada baiknya kita dalam forum ini tidak membawa-bawa masalah suku.. Saya orang Jawa, akan tetapi saya juga mencintai sangat budaya Aceh yang kental dengan nilai-nilai Islam.. Dalam ajaran Islam, bahwa kita sesama Muslim adalah saudara tanpa mengenal batasan suku, ras, warna kulit, bahasa. Selama mereka masih mengucapkan syahadat, mereka adalah saudara kita dalam Islam. Mohon maaf bila ada salah kata..
    Saya orang Jawa, saya cinta budaya dan orang Aceh, saya juga cinta Indonesia, Saya cinta ummat Islam dimanapun berada tanpa memandang latar belakang mereka dari suku mana..

  48. menggamat
    Dec 17, 2011 @ 09:05:47

    Q rindu aceh yang dulu

  49. muzriady,,
    Dec 17, 2011 @ 09:09:26

    Aceh,, ku syg

  50. aulia putri
    Jan 02, 2012 @ 11:40:28

    masya’llah,malang nian nasibmu aceh…

  51. aulia putri
    Jan 02, 2012 @ 11:42:10

    ya allah kanapa engkau jatuhkan cobaan kepada mereka,kasihanilah aceh ya allah,cabutlah coaan yang berat ini…

  52. aulia putri
    Jan 02, 2012 @ 11:43:49

    apakah ini ujian hidup?astafirulalahalazim

  53. saykoseng
    Jan 04, 2012 @ 20:07:40

    halah, penjara di aceh sepi… Sedangkan penjara di jawa ?? Bejubel.. Ini membuktikan apa ?? Gak percaya datang aja kesini, aman, tentram.. G sperti di jawa, copet, jambret, rampok, bajing.. Dll rame bed…

    Aceh beriman.. Aceh bersih indah aman, bole di adu.

  54. shalatas
    Jan 22, 2012 @ 17:17:45

    Semoga Aceh maju jaya dan kembali menjadi pelopor dalam melaksanakan Syariat Islam yang suci dan lengkap hingga ke akhir zaman.Amin.
    http://www.shiiar-islam.com

  55. shalatas
    Jan 22, 2012 @ 17:22:01

    Sebagai putra yang dilahirkan ditanah rencong, saya turut gembira melihat kemajuan yang telah diperoleh di Nanggro Aceh Darussalam.
    Sayed Hasan Alatas
    http://www.shiar-islam.com

  56. ibnu syeikh umar
    Jan 24, 2012 @ 17:27:35

    I love acheh…aceh islam,, jawapun kbyakannya islam ….tetpi knapa orang aceh slalu menilai serong kpd bngsa jawa?,,,
    Jawabannyaa. krn bngsa jawa.mrupakan bgsa lamiet.(hamba) dan Telah saya temukan semasa kunjungan sya keu pulow jawa.
    . Dari seagi adat pun sangat membedakan kita…dgn bngsa jawa.
    1,,aceh….adat bak po teumareuhom hukom bak syiah kuala..(hukum dan adat)bersesuian dng al. Qur’an and hadis..
    2.sedang kan di jawa..sampai detik ini masih menggunakan adat hindu..(liatlah adat berpakaian orang jawa.baik sehari2 maupun pada majlis perkawinan..
    Aceh .semakin. dekat atou semakin kita kenal.semakin bertambahkecintaan kita pdnya…tp sebaliknya jika jawa…

  57. Dirman Tiro
    Jan 29, 2012 @ 22:24:32

    I LIKE YOU ACEH,,,BIAR GMN ACEH AK AKN SLLU JD ORG ACEH

  58. Aekir Chiet Beu Damee
    Mar 19, 2012 @ 16:42:33

    Aceh..!!

  59. Abekh Jay Lamno
    Apr 10, 2012 @ 18:48:35

    Aceh Nanggroe lee Fatwa dengan Pemikir2 Islam yg Bijaksana.
    Nanggroe peu woe Marwah Ban sigom Donya.

  60. cut tia
    Apr 23, 2012 @ 11:27:25

    ngak baik kita menjelekan suku lain ,kalau orang aceh agama baik sangat tolong sayangi mrerka .muslim adalah satu saudara .
    tidak sempurna iman seseorang apabila dia tidak menyayangi sesama muslim .
    kita intropeksi diri kita masing2 semoga Allah mngampuni kita semua amin….

  61. rahmat audian
    Apr 28, 2012 @ 08:38:27

    kita doa kn aceh sabar mghdpi sglanya untuk mndrikan syariat islam lagi,amin..

  62. Kassem
    May 01, 2012 @ 12:02:17

    Sy bangga jd aneuk nanggroe ACEH,kenapa ya trjadinya tsunami di ACEH,coba trjadinya di pulau jawa biar mati semua orng orng yg bunuh bangsa ACEH,sy Nie paling benci pada pemerintah indonesia yg selalu korupsi duit2 rakyat.slm dr aneuk rantoi di negara kanada hidup Aceh lom sayang,ADAT BAH POE TEUMEURUOEN HUKUM BAH SYEIK KUALU.asli aneuk pasei.tnks

  63. iqbal
    May 05, 2012 @ 00:32:11

    marwah aceh na baktanyoe ureng islam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.