Jika Kuadran Employee Sebagai Sumber Penghasilan

Pernah baca buku Business School atau Cash Flow Quadrant karangan Robert T. Kiyosaki? Di buku tersebut ada dibahas mengenai sumber penghasilan manusia di dunia ini berasal dari salah satu atau kombinasi dari empat macam kuadran berikut, yaitu kuadran Employee, Self Employee, Business Owner, dan Investor. Saya hanya ingin membahas tentang kuadran Employee, sedangkan yang lainnya silakan baca bukunya saja jika berminat untuk mengetahui lebih lanjut.

Seseorang dikatakan berada di kuadran employee/karyawan jika orang tersebut bekerja untuk orang lain, baik untuk badan usaha pemerintah maupun swasta dan kemudian menghasilkan uang. Contohnya banyak di antaranya seperti PNS, guru, karyawan, atau bahkan seorang manajer sekalipun. Continue reading

Advertisements

Impian…

Seorang guru TK bertanya pada muridnya, “Siapa yang mau jadi presiden?”, seketika semua anak-anak TK tersebut mengacungkan telunjuknya. Sang guru bertanya lagi, “Siapa mau jadi dokter?”, berlomba-lomba semua anak mengangkat tangan. “Siapa mau jadi pilot?”, tak satupun anak yang tidak mengangkat tangan tinggi-tinggi. Begitulah kondisinya kalau yang ditanya adalah anak-anak. Tapi bagaimana dengan kita sekarang? Bagaimana kalau kita ditanya apa impian kita? Misalkan ditanya, “Siapa yang mau jadi presiden?”, “Siapa mau jadi milyader?”, “Pilot?”, “Dokter?”, “Pengusaha Sukses?”, “Investor?”, dll, pasti tak satu orangpun dari kita yang berani mengangkat tangan dengan begitu entengnya sebagaimana anak-anak TK tadi. Kenapa? Kenapa ini terjadi? Tak lain dan tak bukan adalah karena diri kita yang sekarang sudah memakai logika untuk berpikir tentang masa depan kita. Ketika masih duduk di bangku TK, kita memikirkan hal-hal yang demikian itu (impian) tanpa memakai logika, kita dulunya tidak peduli apakah impian atau cita-cita tersebut bisa tercapai atau tidak, kita juga tidak peduli apakah itu mudah atau tidak, realistis atau tidak. Saat masih kecil, kita semua tidak memakai logika dalam bermimpi.

Tapi seiring berjalannya waktu, seiring mengalami jenjang pendidikan yang semakin tinggi, seiring itu pula pola pikir mulai terbentuk, kelogikaan berpikir mulai dipakai. Continue reading

Tips Berhenti Meragukan Diri Sendiri

Berikut 5 cara untuk meningkatkan kepercayaan diri :

     1. Berhenti membandingkan diri sendiri dengan orang lain

Ingatlah bahwa semua kita berbeda. Setiap orang pasti mempunyai potensi tersendiri, walau orang tersebut cacat sekalipun. Galilah potensi yang ada pada diri sendiri. Mungkin Anda pernah menonton Acara Kick Andy edisi Andy’s Diary, tentang orang-orang cacat tetapi ternyata kehidupannya sangat berarti bagi orang lain dan bahkan mempunyai keahlian yang menakjubkan. Dan mungkin dari diri kita sering melihat ke sekeliling, bahwa banyak pula orang-orang yang dengan segala kekurangannya ternyata mampu berkarya lebih baik. Continue reading

SEE – DO – GET

Sekelompok wisatawan tertahan di suatu tempat asing di luar kota. Mereka hanya menemukan bahan makanan yang telah kadaluarsa. Karena lapar, mereka terpaksa menyantapnya, meskipun sebelumnya dicobakan dulu kepada seekor anjing yang ternyata menikmatinya dan tak terlihat efek sampingnya.


Keesokan harinya, ketika mendengar anjing itu mati, semua orang menjadi cemas. Banyak yang mulai muntah dan mengeluh badannya panas atau terserang diare. Seorang dokter dipanggil untuk merawat para penderita keracunan makanan. Sang dokter mulai mencari sebab-musababnya, dimulai dari anjing yang mati tersebut. Ketika hendak dilacak, eh ternyata…. anjing itu mati karena terlindas mobil.


Apa yang menarik dari cerita di atas? Ternyata kita bereaksi menurut apa yang kita pikirkan, bukan berdasarkan kenyataan itu sendiri. We see the world as we are, not as it is. Akar segala sesuatu adalah cara kita melihat (SEE). Cara kita melihat mempengaruhi apa yang kita lakukan (DO), dan apa yang kita lakukan mempengaruhi apa yang kita dapatkan (GET). Inilah yang disebut sebagai model See-Do-Get.


Perubahan mendasar baru akan terjadi ketika ada perubahan cara melihat. Ada cerita menarik mengani sepasang suami istri yang telah bercerai. Continue reading